8 Penyebab Nyeri pada Pangkal Paha (Selangkangan)

Studisehat - Nyeri pangkal paha (selangkangan) adalah sesuatu yang kebanyakan orang tidak ingin membahas dengan orang lain karena berbagai alasan. Tapi jika hal itu terjadi pada anda, berikut adalah sembilan hal yang kemungkinan menjadi penyebabnya.

Jika Anda mengalami rasa sakit atau iritasi di pangkal paha atau selangkangan, salah satu dari faktor-faktor di bawah ini yang mungkin menjadi penyebabnya.

8 Penyebab Nyeri pada Pangkal Paha (Selangkangan)


1. Ketegangan Otot/Otot tegang

Penyebab paling umum nyeri pangkal paha adalah otot, ligamen atau regangan tendon, yang biasanya terjadi pada olahragawan atau pekerja berat. Gejalanya berupa rasa sakit dan nyeri di pangkal dan daerah paha, dan rasa sakit ketika Anda menaikkan lutut.

Otot tegang pada selangkangan biasanya cukup mudah untuk diobati, tetapi pengobatan harus individual. Sisanya lakukan peregangan setelah menggunakan penghilang rasa sakit untuk melemaskan otot.


2. Batu ginjal

Batu ginjal adalah batu mineral yang terjadi dalam sistem ginjal. Ketika batu-batu ini masuk ke dalam ureter (saluran dimana urin melewati ginjal ke kandung kemih), hal itu juga disebut ureterolithiasis. Mayoritas batu ginjal adalah kalsium oksalat atau kalsium fosfat. Batu-batu lain dapat pula berupa magnesium amonium fosfat, batu asam urat.

Batu ginjal ditandai dengan nyeri akut perut yang dimulai pada panggul dan menjalar ke pangkal paha, skrotum atau labia. Hal ini sering diiringi dengan mual dan muntah.

Batu ginjal tentu tidak dapat diobati di rumah dan Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter. Sangat penting untuk dilakukan CT scan di area perut untuk menilai apakah batu dapat melewati saluran kemih, ataupun harus diangkat melalui operasi.


3. Hernia

Hernia adalah pembengkakan di area selangkangan yang dapat menonjol melalui ke skrotum. Kondisi ini biasanya tidak menimbulkan rasa sakit, tapi efek dari hernia dapat menyebabkan sakit parah yang perlu segera diperiksa oleh dokter. Hernia diobati dengan melakukan operasi.


4. Pembengkakan kelenjar getah bening (limfadenitis)

Trauma pada daerah selangkangan atau pangkal paha, iritasi kimia, hematoma (pembentukan bekuan darah) dan adanya benda asing merupakan faktor-faktor yang dapat menjadi penyebab bengkaknya kelenjar getah bening.

Proses ini biasanya dimulai sebagai selulitis (infeksi kulit), yang mengarah ke nekrosis (pembentukan kulit mati), pembentukan abses, serta penyebaran limfatik, yaitu limfadenitis. Daerah selangkangan akan tampak merah, lembut, hangat dan bengkak. Anda mungkin juga mengalami demam ringan. Jika hal ini terjadi, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter.


5. Peradangan epididimis (epididimitis)

Hal ini biasanya dimulai sebagai peradangan pada vas deferens (saluran sperma dari testis ke uretra), yang menyebar ke bagian ujung yang lebih rendah dari testis. Testis dapat menjadi bengkak atau meradang.

Penyebab paling umum dari kondisi ini terjadi pada laki-laki di bawah usia 35 biasanya karena infeksi penyakit kelamin - gonore. Penyebab lainnya adalah infeksi menular non-seksual seperti E. coli dan TBC.

Nyeri biasanya terjadi relatif cepat, dan testis bisa bengkak sampai tiga kali ukuran normal hanya dalam waktu tiga sampai empat jam. Demam bisa juga terjadi, dan isi skrotum dapat menjadi hangat dan sangat lembut.

Jika Anda mengalami gejala di atas, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter. Tes darah harus dilakukan untuk pemeriksaan lebih lanjut, serta melakukan USG testis.


6. Infeksi kulit superfisial

Infeksi kulit superfisial dapat menyebabkan pembengkakan dan kemerahan pada bagian kulit di area selangkangan yang mempengaruhi hanya area kecil, sehingga terlihat seperti jerawat. Daerah yang mengalami infeksi akan terasa lembut dan hangat saat disentuh.

Jenis infeksi dapat diobati di rumah dengan krim antibiotik topikal, serta dengan non-steroid anti-inflamasi seperti ibuprofen. Konsultasikan dengan dokter jika infeksi terus berlanjut setelah lima hari, atau jika infeksi tersebut makin memburuk.


7. Torsi testikel (Testis Terpuntir)

Torsi testikel terjadi ketika testis berputar yang juga ditandai dengan kondisi dimana rasa sakit tiba-tiba di skrotum. Rasa sakit mungkin bergantian berada di bagian bawah perut atau di daerah selangkangan, dan mungkin juga terjadi setelah melakukan beban berat atau selama tidur nyenyak. Hal ini juga sering disertai dengan muntah dan mual. Testis mungkin akan bengkak dan sangat lembut saat disentuh.

Segera konsultasikan dengan dokter. Jika mengalami kondisi ini, maka akan harus dilakukan operasi, menstabilkan testis dalam skrotum, untuk mengobati testis.


8. Radang testis (orkitis)

Penyebab paling umum dari orchitis adalah infeksi virus (misalnya gondok), yang biasanya sembuh secara spontan dalam waktu satu sampai empat minggu. Penyebab kurang umum adalah infeksi bakteri, yang bisa membuat seseorang sakit dan demam. Nyeri terjadi pada daerah pangkal paha, selain itu bisa juga diiringi mual dan muntah. Kulit di skrotum dapat menjadi hangat, merah, bengkak dan terasa sakit.

Dalam kasus yang disebabkan oleh gondok, tidak perlu untuk mengobati orchitis, tetapi obat anti-inflamasi untuk meredakan gejala. Orchitis parah akibat infeksi bakteri perlu diobati dengan antibiotik dan harus konsultasi langsung dengan dokter.

Reaksi:
Share this with short URL:

Artikel Menarik Lainnya:

Related Posts