Tingkatkan Kesehatan Fisik dan Psikologis dengan Yoga dan Meditasi

Studisehat.com - Yoga dan meditasi menjadi semakin populer di dunia, termasuk Indonesia, dan tak sedikit pula praktisi memuji manfaat psikologis dan fisik bagi yang melakukan yoga. Penelitian saat ini juga menunjukkan bahwa meditasi dan melakukan yoga dapat meningkatkan kemampuan dan ketahanan tubuh terhadap faktor penyebab stres.

Saat ini latihan yoga dan meditasi telah menjadi fokus penelitian yang bertujuan untuk menguji manfaat mereka. Baru-baru ini, Medical News Today telah melaporkan hasil studi yang menyajikan keuntungan yang berbeda dari latihan yoga dan meditasi, termasuk melawan penurunan kognitif, yang bertindak atas faktor genetik cenderung yang mempengaruhi individu untuk mengalami stres, meningkatkan nyeri punggung bawah, dan juga mengurangi depresi.

Sebuah papper yang diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Human Neuroscience menunjukkan bahwa yoga dan meditasi tampaknya memiliki efek positif pada sistem saraf pusat serta sistem kekebalan tubuh, dan hal itu dapat meningkatkan perasaan seseorang menjadi lebih nyaman.

Penelitian mengenai hubungan yoga dan meditasi dengan kesehatan fisik dan psikologis

Menurut penelitian yang dipimpin oleh Dr B Rael Cahn, dari Departemen Psikiatri dan Ilmu Perilaku di Universitas Southern California di Los Angeles, yoga dan meditasi dapat meningkatkan ketahanan tubuh seseorang.

Dr Cahn dan tim bekerja dengan beberapa peserta yoga selama 3 bulan. Di pengujian ini, para peserta terlibat dalam praktek meditasi dan yoga setiap hari, dan juga mengikuti diet vegetarian.

Dari 200 peserta (pria dan wanita), 98 sukarelawan berpartisipasi dalam tes mengukur biomarker tertentu. Namun, karena kurangnya dana, hanya ada 38 relawan (19 laki-laki dan 19 perempuan) yang menjalani pemeriksaan tersebut.

Selain itu, karena keadaan yang diberikan beberapa data tidak dapat digunakan, sampel biologis yang dikumpulkan dari 26 relawan tersebut kemudian dianalisis.

Banyak peserta memiliki pengalaman sebelumnya berlatih yoga dan meditasi secara rutin, termasuk Shoonya dan meditasi Samyama, Hatha yoga, dan pranayama.

Para peserta dinilai baik sebelum dan setelah berpartisipasi dalam pengujian yoga harus menjalani beberapa hal yaitu:
  • Tes psikometri yang mengumpulkan data tentang mereka kesejahteraan psikologis , kesadaran , dan keterlibatan psikologis. 
  • Setelah menganalisis data tersebut, tim menemukan bahwa keterlibatan dalam praktek yoga dan meditasi berkaitaitkann dengan penurunan kecemasan dan tingkat depresi seperti yang dilaporkan oleh peserta ujicoba. 
  • Dari sudut pandang biologis, para ilmuwan mencatat peningkatan kadar plasma BDNF, serta CAR diperkuat, menunjukkan peningkatan ketahanan terhadap faktor stres. 
  • Data juga menunjukkan peningkatan dari sitokin anti-inflamasi (interleukin-10) dan penurunan nilai sitokin pro-inflamasi (interleukin-12), yang menyebabkan penurunan proses inflamasi. 

Manfaat yoga dan meditasi bagi sistem saraf

Para peneliti percaya berdasarkan berbagai data yang dikumpulkan menunjukkan secara keseluruhan peningkatan kesehatan fisik maupun dari sisi psikologis. Mereka menyatakan bahwa hasil penelitian mereka menunjukkan suatu peningkatan fungsi tertentu dari sistem saraf pusat, sistem kekebalan tubuh, dan fokus serta kesadaran. Selain itu, penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa meditasi dan yoga bisa menstimulasi hippocampus agar berfungsi lebih baik.

Namun demikian, para ilmuwan mengingatkan bahwa tidak semua efek positif mungkin karena yoga dan meditasi. Beberapa, mereka menyarankan, mungkin juga tergantung kepada apa yang individu makanan, interaksi sosial, atau dampak dari guru yoga dan meditasi itu sendiri.

Reaksi:
Share this with short URL:

Artikel Menarik Lainnya:

Related Posts